Senin, 24 Mei 2010


Dwijakangka



Dwijakangka adalah sebutan atau nama lain dari Puntadewa atau Yudistira.Lengkapnya sebutan itu adalah Tanda Dwijakangka,tetapi kadang-kadang juga disebut Wijakangka.Nama ini digunakan Puntadewa ketika ia bersama Pandawa lainnya menyamar dan bersembunyi di Kerajaan Wirata.Di Wirata,Tanda Wijakangka yang mengaku sebagai bekas penasihat Yudistira diangkat sebagai penasihat Raja.Karena pandai main catur,Dwijakangka akhirnya menjadi kesayangan Raja Wirata,karena Prabu Mastwapati juga gemar bermain catur.

Sewaktu Kencakarupa dan Rupakenca menantang Prabu Matswapati adu jago manusia,Tanda Dwijakangka menyarankan agar menunjuk Jagal Abilawa yakni Bima yang menyamar sebagai penyembelih hewan,sebagai jago Sang Raja.Demikian pula sewaktu Raja Trigata bersama bala tentara Astina menyerbu Wirata,Dwijakangka menyarankan agar Prabu Matswapati menunjuk Kendi Wrahatnala,yang tak lain adalah Arjuna,untuk mendampingi Utara dalam melawan musuh.Hasilnya serbuan mendadak itu dapat digagalkan.Semua saran itu diikuti Prabu Matswapati,dan ternyata berhasil dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar